Sebuah teropong dipakai untuk melihat bintang yang menghasilkan perbesaran anguler 6 kali. Jarak fokus lensa obyektif 30 cm, jarak fokus okulernya (mata tak berakomodasi) adalah A. 3,5 cm B. 5 cm C. 7 cm D. 10 cm E. 30 cm (Ebtanas 2005) Pembahasan Data yang bisa diambil M = 6 kali fob = 30 cm fok =. M = fob/fok fok = fob / M fok = 30 / 6
Sebuah teropong dipakai untuk melihat bintang yang menghasilkan perbesaran anguler 6 kali. Jarak lensa objektif terhadap lensa okuler 35 cm. Teropong digunakan dengan mata tak berakomodasi. Jarak fokus okulernya a. 3,5 cm b. 5 cm c. 7 cm d. 10 cm e. 30 cm Pembahasan: Diketahui: M = 6 kali d = 35 cm Ditanya: fok =
3. Sebuah teropong panggung dengan fob = 50 cm dan fok = -5 cm diguna-kan untuk melihat bintang oleh orang yang bermata normal tanpa berakomodasi. Tentukan: a) perbesaran sudut b) panjang tubus Uji Pemahaman 3.1. Kerjakan soal berikut! 1. Seorang yang bermata jauh tidak bisa melihat jelas benda yang lebih dekat dari 150 cm. Ia ingin membaca normal.
Tuliskan di sini yang diketahui sebuah teropong diarahkan ke bintang menghasilkan perbesaran anguler 20 kali maka perbesaran nya di = 20 kali jika jarak fokus objektif 100 cm, maka jarak antara lensa objektif dan lensa okuler teropong tersebut itu adalah jarak fokus lensa objektif ini = 100 cm kemudian yang ditanyakan adalah D yaitu jarak
2) Sebuah teropong dipakai untuk melihat bintang yang menghasilkan perbesaran anguler 6 kali. Jarak lensa obyektif terhadap lensa okuler 35 cm. Teropong digunakan untuk mata tidak berakomodasi. Jarak fokus okulernya adalah. A. 3,5 cm B. 5 cm C. 7 cm D. 10 cm E. 30 cm (Sumber soal : Soal EBTANAS Tahun 1994)
Anda sekarang dapat menggunakan teleskop ini untuk melihat benda-benda di kejauhan, meskipun akan sulit halnya untuk melihat bintang-bintang dengan jelas. Untuk hasil yang terbaik, gunakan sebuah lensa cekung-cembung dengan diameter sebesar 49 mm dan jarak fokus 1.350 mm, dan sebuah lensa datar-cekung dengan diameter sebesar 49 mm dan jarak
.
sebuah teropong dipakai untuk melihat bintang